anan maupun guru-guru yang berada di luar kabupaten Way Kanan.
Kegiatan choaching hari pertama
dibuka oleh Ibu Yeni Pusdatin Kemdikbud sekaligus pengenalan program pembaTIK.
Kemudian dilanjutkan perkenalan antara tutor dengan peserta (Sahabat Rumah
Belajar). Selanjutnya kegiatan pembagian modul Membangun Komunikasi dan
Kolaborasi dalam pemanfaatan Rumah Belajar yang disampaikan oleh Bapak Mirwan
(DRB Lampung). Lalu dilanjutkan dengan diskusi & pembagian kelompok
membahas sub tema dalam mendukung tema besar untuk berbagi dan berkolaborasi.
Setelah selesai pembagian kelompok kecil kegiatan terakhir di hari pertama
adalah membahas rencana tindak lanjut penyelesaian tugas.
Kegiatan Choahing hari ke tiga
dimulai dengan diskusi membahas tugas vlog yang disampaikan oleh Ibu Tuti
(Pusdatin Kemdikbud). Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan modul Strategi
Berbagi Memanfaatkan Media Sosial oleh Ibu Intan (DRB Lampung). Lalu kegiatan
terakhir di hari ke tiga adalah pembahasan modul E-pembelajaran Kolaboratif
dengan memanfaatkan aplikasi vicon oleh Bapak Wahyudi & Bapak Made (DRB
Lampung & Pusdatin Kemdikbud).
Kegiatan Choaching hari terkahir
di hari ke empat dimulai dengan opening dan pengarahan oleh Ibu Tuti (Pembatik
Kemdikbud), dilanjutkan dengan persentasi CV & RTL sejauh mana perkembangan
kegiatan sosialisasi, penulisan blog dan pembuatan vlog oleh para peserta (SRB
Lampung 2021) yang dipandu oleh DRB Lampung Bersama dengan PUsdatin Kemdikbud.
Kegiatan berikutnya penutupan yang dipandu oleh Ibu Yeni (Pusdatin Kemdikbud).
Itulah merupakan rentetan acara
choaching PembaTIK level 4 2021 Provinsi Lampung selama 4 hari. Kegiatan
dilakukan dengan sangat menyenangkan mulai dari penyampaian modul, perkenalan
peserta (SRB Lampung 2021), pembentukan kelompok kecil, diskusi tema yang akan
diangkat, sampai dengan persentasi CV & RTL masing-masing peserta (SRB
Lampung 2021).
Senin, 12 Oktober 2020, Tim SRB Way Kanan melanjutkan kegiatan sosialisasi dan berbagi untuk tahap kedua. Kegiatan kami laksanakan di Yayasan Bhakti, Baradatu yang dihadiri oleh 25 guru dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA.
Kegiatan tersebut kami mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Seperti halnya di sekolah sebelumnya, acara dibuka oleh Ketua Yayasan yaitu Bapak Markus Nur Cahyo, S.Pd. Beliau memberikan motivasi kepada para guru agar dapat mengikuti kegiatan dengan fokus dan sungguh-sungguh. Selain itu, beliau pun memberikan dukungan kepada Tim SRB Way Kanan, Lampung dalam melaksanakan kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar dan berbagi pembelajaran TIK.
Setelah dibuka oleh Ketua Yayasan, kami pun memulai kegiatan dengan menyampaikan materi tentang pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam kegiatan pembelajaran berbasis TIK. Selain itu, kami pun memaparkan tentang Bimtek PembaTIK. Agar peserta termotivasi dan terinspirasi untuk mengikuti kegiatan PembaTIK tahun depan. Khusus materi tersebut saya yang menyampaikan. Peserta menyambut gembira dan fokus mengikuti materi hingga selesai. Ada rasa bahagia tak terkira melihat peserta antusias mengikuti kegiatan ini.
Selanjutnya materi kedua yaitu tentang Pemanfaatan Model-Model Pembelajaran Inovatif yang disampaikan oleh Ibu Sita. Dengan gaya dan bahasa khasnya, logat Jogya yang masih kental menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta pelatihan. Mereka tampak asyik dan terpesona dengan gaya Bu Sita dalam menyampaikan materi. Di akhir materi, ada beberapa guru yang menanyakan tentang model-model pembelajaran inovatif tersebut. Bu Sita pun menjawab dan menjelaskan dengan lugas pertanyaan para peserta.
Materi terakhir yaitu Tutorial Teknik Pembuatan Media Inovatif Video Pembelajaran. Materi ini selalu ditunggu-tunggu oleh para peserta. Dengan gaya khas anak muda dan semangat yang menyala, Pak Wiratama menyampaikan tutorial bak instruktul nasional. Wal hasil, para peserta dengan fokus tapi asyik mengikuti tahapan-tahapan pembuatan video pembelajaran. Usai materi tutorial, yaitu pukul 12.00 kami pun rehat untuk melaksanakan sholat dzuhur dan santap siang yang telah disediakan oleh panitia.
Tepat pukul 13.00 WIB, kami pun kembali melanjutkan kegiatan yaitu editing video. Peserta telah siap dengan aplikasi Kinemaster yang telah kami bagikan sebelumnya. Kegiatan editing berlangsung lancar dan para peserta pun telah asyik mengotak-atik aplikasi Kinemaster di HP masing-masing. Hanya sesekali ada beberapa peserta bertanya karena belum paham. Kami dampingi para peserta pelatihan hingga usai mengedit videonya.
Pukul 15.30 WIB, kami akhiri kegiatan karena para peserta sudah paham cara dasar mengedit video dengan aplikasi Kinemaster. Selanjutnya, tinggal menambahkan animasi, gambar, teks, musik, dll sesuai dengan kreativitas masing-masing sehingga video pembelajaran akan lebih menarik.
Foto: Peserta Sosialisasi dan Bimtek Pembuatan Video Pembelajaran
Selama kegiatan berlangsung, saya terpana oleh salah seorang guru peserta pelatihan. Sejak pagi mengikuti materi hingga akhir kegiatan editing video, ibu guru ini sembari menggendong putra kecilnya yang masih balita. Subhanallah, ada rasa haru yang mengusik dalam dada. Malu dan tertampar hati saya rasanya, sebagai guru ASN bersertifikasi menyaksikan semangat belajarnya dalam berinovasi sungguh luar biasa. Padahal ibu guru hebat ini masih honorer yang telah empat bulan belum menerima gaji honornya.
Foto: Salah satu peserta tetap semangat meskipun sembari mengendong balitanya
Semoga, Ibu Guru Hebat ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi guru-guru lain di Way Kanan khususnya dan di Indonesia umumnya. Sebab guru mulia karena karya bukan karena selembar SK atau pun sebuah SERTIFIKAT semata.
*Guru SMPN 2 Banjit, Way Kanan, Lampung
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
#Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia#
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #PembaTIK2020
#pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko
#guruberbagi #gurupenggerak #SRBLampung #SRBLampungBerbagi

*Guru SMPN 2 Banjit, Way Kanan, Lampung
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
#Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia#
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #PembaTIK2020
#pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko
#guruberbagi #gurupenggerak #SRBLampung #SRBLampungBerbagi
Hari Pertama
Hari pertama (Senin, 5 Oktober 2020), edisi pertama Sahabar Rumah Belajar (SRB) Way Kanan, Lampung siap berbagi. Dengan semangat 45, kami pun berangkat dari Banjit pukul 06.30 WIB. Seperti yang telah disepakati, kami berkumpul di rumah Bu Sita, Baradatu. Tepat pukul 07.00 WIB, kami pun sampai di rumah Bu Sita. Ternyata, Pak I Nyoman Mardawa, S.Pd. M.Pd., Kepala SDN 1 Umpu Kencana, Blambangan Umpu telah menunggu. Beliau mengajak kami berangkat bersama.
Ada rasa “enak ra kepenak” kata orang Jawa. Sudah diundang diberi tumpangan, dan disupiri lagi dan semuanya gratis alias tak berbayar. Ini benar-benar rizeki yang luar biasa bagi kami. Setelah Pak Wira memasukkan motor kesayangannya di teras Bu Sita, kami pun berangkat bersama-sama dengan menumpang mobil Pak Mardawa. Bahagia rasanya, hari ini kami bisa menikmati kenyamanan duduk di kendaraan roda empat. Biasanya kami mengendarai motor matic saja sudah asyik rasanya.
Benar-benar beruntung hari ini kami diajak Pak Mardawa di mobilnya, karena ternyata jarak tempuh perjalanan lebih dari 50 km melewati jalan lintas Sumatera yang berkelok-kelok. Kami nikmati perjalanan dengan bercerita apa saja yang dapat memotivasi dan menginspirasi Bu Sita dan Pak Wira. Kebetulan, di antara kami bertiga sayalah yang paling tua usianya. Bu Sita baru 33 tahun, Pak Wira baru 23 tahun, sedangkan saya sudah 48 tahun. Sesekali bertanya jawab dengan Pak Mardawa tentang sekolahnya.
Lebih dari satu jam perjalanan menikmati alam Way Kanan, kami berbelok ke jalan berbatu. Tak berapa lama kami sampai di Desa Umpu Kencana, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Baru pertama kali saya ke tempat ini sejak 25 tahun lalu tinggal di Lampung.
Sewaktu berbelok ke SDN 01 Umpu Kencana, kami terkagum melihat keindahan gerbang dan jalan masuknya. Gerbang dibuat gapura megah berwarna hijau dengan garis kuning dan merah. Jalan masuk dibuat full paving sehingga terlihat rapi dan indah.
Kami disambut hangat oleh para guru di SDN 01 Umpu Kencana. Mereka semua sangat bersemangat dan humoris sehingga tak lama kami bisa akrab dan berbagi pengalaman.
Sebelum acara dimulai, kami berfoto dan mengambil video bersama di gerbang indah SDN 01 Umpu Kencana. Seru sekali saat pengambilan gambar. Banyak gelak tawa dan gurauan pada saat itu.
Kemudian acara dimulai dengan pengarahan dari Kepala Sekolah, Bapak I Nyoman Mardawa, dan dibuka oleh Bapak Gatot Nurcahyo, pengawas SDN 01 Umpu Kencana, Blambangan Umpu.
Sosialisasi saya awali dengan memotivasi para guru untuk bersemangat dalam belajar TIK dan mengenalkan Portal Rumah Belajar. Para guru di sini masih sedikit yang mengenal Portal Rumah Belajar. Oleh karena itu, saya pun mengajak para guru untuk ikut andil dalam PembaTIK tahun depan.
"Bapak/Ibu yang tahun depan ikut pembatik dan lolos di level 1, 2, dan seterusnya, akan mendapatkan apresiasi dari sekolah," sela Bapak Nyoman menanggapi ajakan saya untuk mengikuti PembaTIK.
Suara tepuk tangan dan sorakan terdengar riuh rendah. Saya merasakan euphoria luar biasa. Pantas saja guru-guru ini tampak bersemangat dan bahagia, mereka memiliki pemimpin yang luar biasa. Sinergi yang baik memang akan menciptakan sebuah keindahan.
Materi kedua disampaikan oleh Bu Sita, yaitu membagikan pengalamannya dalam menggunakan model-model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar. Tak lupa Bu Sita pun menyampaikan penggunaan Portal Rumah Belajar ini termasuk dalam bantuan Kuota Belajar yang diberikan oleh pemerintah.
Acara dilanjutkan dengan teori editing video menggunakan aplikasi kinemaster oleh Bapak Wira. Belum selesai beliau menyampaikan teorinya, guru-guru SDN 01 Umpu Kencana ini sudah asyik sendiri mengutak-atik gawai mereka. Sungguh semangat yang luar biasa. Akhirnya, saya, Bu Sita, dan Pak Wira turun langsung mendampingi mereka berpraktik. Kami juga menyediakan green screen dan tripod bagi mereka yang akan mencoba merekam video.
Acara hari itu selesai pukul 12.00, kami pulang bersama Pak Nyoman kembali ke Baradatu. Di jalan kami mampir ke rumah makan untuk makan siang bersama. Sesampainya di rumah Bu Sita sebagai titik pertemuan, kami pun berpisah. Saya dan Pak Wira kembali dengan motor matic melanjutkan perjalanan pulang ke Banjit. Tak lupa, kami sepakat untuk berkumpul kembali esok hari di rumah Bu Sita.
Hari Kedua
Di hari kedua ini Tim Sahabat Rumah Belajar Way Kanan berangkat diantar suami Bu Sita menggunakan mobil miliknya. Satu jam lebih perjalanan kami lalui dengan bercerita dan sesekali bercanda. Tak terasa, kami pun sampai di tujuan tepat pukul 08.00 WIB.
Seperti kemarin, guru-guru hebat SDN 1 Umpu Kencana telah ramai menyambut kami dengan semngat belajar dan berinovasi. Melihat semangat mereka, aku jadi lupa usia. Semangatku pun tersulut untuk berbagi ilmu dan mendampingi mereka hingga bisa membuat sebuah karya berupa media inovatif yaitu video pembelajaran.
Karena hari itu pun ada kegiatan Webinar SRB Lampung berbagi tatap maya melaui zoom, maka Bu Sita mewakili kami untuk mengikuti kegiatan tersebut. Sementara saya dan Pak Wira melanjutkan pendampingan pembuatan video pembelajaran.
Setelah webinar usai , Bu Sita kembali bergabung dengan kami mendampingi Bapak/Ibu guru SDN 1 Umpu Kencana dalam pembuatan video pembelajaran. Suasana menyenangkan dan penuh semangat selalu terasa dari para guru ini. Lalu, Tim SRB Way Kanan mengajak mereka untuk mencoba zoom virtual meeting yang juga termasuk bantuan kuota belajar dari pemerintah. Bapak/Ibu Guru hebat ini bersorak gembira melihat wajahnya muncul di layar proyektor.
Akhirnya, kami harus berpisah. Acara diakhiri dengan penugasan. Kami meminta para guru untuk membuat satu video pembelajaran sesuai dengan kelas yang diampunya dan diberi waktu satu minggu untuk menyelesaikan. Tentu saja kami membuat whatsapp group untuk mempermudah koordinasi. Acara ditutup oleh Bapak Sucipto, salah satu guru senior di SDN 01 Umpu Kencana. Kemudian kami pulang kembali ke rumah.
Sungguh pengalaman berbagi yang pertama dan luar biasa di SDN 01 Umpu Kencana ini. Saya belajar banyak hal. Salah satunya adalah berbagi tidak akan membuat kita kekurangan. Berbagi justru akan membuat kita lebih kaya. Kaya akan pengalaman dan kaya akan pengetahuan. Terima kasih SDN 01 Umpu Kencana telah memberikan kami pengalaman pertama yang takkan pernah terlupa.
*Guru SMPN 2 Banjit, Way Kanan, Lampung
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
#Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia#
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #PembaTIK2020
#pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko
#guruberbagi #gurupenggerak #SRBLampung #SRBLampungBerbagi
Selepas acara tersebut, salah seorang kepala SD meminta kami untuk mengadakan sosialisasi sekaligus bimbingan teknis dalam pembuatan media inovatif berupa video pembelajaran. Setelah rembuk bertiga, kami pun menyanggupi permintaan Bapak I Nyoman Mardawa, S.Pd.M.Pd., Kepala SDN 1 Umpu Kencana, Kecamatan Blambangan Umpu.
Bahagia tak terkira rasanya, kami memperoleh kesempatan untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dan berbagi. Belum sempat mengajukan proposal kegiatan yang sudah kami siapkan untuk ke sekolah-sekolah yang akan kami tuju, ternyata sudah ada sekolah yang mengundang kami. Alkhamdulillah ya Allah, ini benar-benar rezeki buat kami bertiga, SRB Way Kanan, Lampung.
Semoga, kegiatan sosialisasi dan berbagi kami untuk edisi perdana di SDN 1 Umpu Kencana akan berjalan lancar dan sukses. Aamiin.
*Guru SMPN 2 Banjit, Way Kanan, Lampung
Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar
#Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia#
#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #PembaTIK2020
#pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko
#guruberbagi #gurupenggerak #SRBLampung #SRBLampungBerbagi
Bertepat pada tanggal 1 November 2021 setelah saya melakukan kegiatan laporan kepada Kepala Sekolah, berikutnya di hari yang sam...